- Audit Konten Digital
- Link Konten Digital : Konten reupload anime Saijaku Tamer wa Gomi Hiroi no Tabi wo Hajimemashita full sub indo eps 3

- Deskripsi singkat konten : Konten tersebut menampilkan tayangan dari anime yang berjudul Saijaku Tamer wa Gomi Hiroi no Tabi wo Hajimemashita Episode 3 dengan durasi yang full (23 menit 40 detik) dengan like 5K, views 185,3 ribu dan diunggah tanpa kredit/izin dari Ani-One Asia maupun studio Massket.
- Bentuk potensi pelanggaran HKI :
Konten tersebut diduga melanggar hak cipta karena mengunggah dan menyebarluaskan satu episode anime secara utuh (durasi 23 menit 40 detik) tanpa izin dari pemegang hak cipta atau pemegang lisensi resmi. Pengunggahan tersebut termasuk bentuk reproduksi dan komunikasi ciptaan kepada publik secara ilegal, sehingga berpotensi mengurangi jumlah penonton pada platform resmi dan menimbulkan kerugian ekonomi bagi pemilik hak cipta.
Pemegang lisensi resmi anime Saijaku Tamer wa Gomi Hiroi no Tabi wo Hajimemashita di Indonesia yaitu Channel YouTube Ani-One Asia, dapat dibuktikan lewat unggahan resmi mereka.
- Jenis HKI yang dilanggar :
Hak Cipta, karena anime merupakan karya sinematografi yang dilindungi berdasarkan Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. Pelanggaran terjadi karena karya diunggah, diperbanyak, dan didistribusikan kepada publik tanpa izin dari pemegang hak cipta atau pemegang lisensi resmi.
- Link Konten Digital : Konten reupload anime Saijaku Tamer wa Gomi Hiroi no Tabi wo Hajimemashita full sub indo eps 3
- Studi Kasus Serupa
- Cari kasus serupa dengan pelanggaran yang kalian temukan
Kasus: Situs Anoboy diblokir Kominfo - link kasus : https://www.liputan6.com/hot/read/5700367/ano-boy-adalah-situs-ilegal-nonton-anime-ini-15-alternatif-legalnya
Kominfo memblokir akses ke Anoboy di seluruh Indonesia dengan alasan situs itu menyebarkan konten yang melanggar peraturan berlaku, termasuk pelanggaran hak cipta dan distribusi konten tanpa izin, sebagai bagian dari upaya melindungi industri kreatif dan menegakkan hukum digital.
- Cari kasus serupa dengan pelanggaran yang kalian temukan
- Analisis
- Persamaan kasus
- Sama-sama mengunggah tayangan anime tanpa izin dari pemegang hak cipta.
- Menyebabkan kerugian ekonomi bagi pemilik hak cipta karena penonton tidak menggunakan platform resmi.
- Melanggar hak eksklusif pencipta atau pemegang lisensi untuk memperbanyak dan mendistribusikan karya. - dampak pelanggaran
- Merugikan pemegang lisensi resmi dan studio anime.
- Mengurangi pendapatan dari platform legal.
- Berpotensi membuat akun pelanggar dikenai penghapusan konten, pemblokiran, atau sanksi hukum.
- Mendorong meningkatnya praktik pembajakan digital. - Solusi atau langkah pencegahan agar kasus serupa tidak terjadi
- Ani-One Asia/pemegang lisensi mendaftarkan Content ID di TikTok (TikTok punya sistem serupa lewat kerja sama rights holder) agar video full-episode otomatis terdeteksi dan di-takedown.
- Pelaporan manual via fitur "Report Copyright" TikTok oleh pemegang lisensi, mengacu pola penindakan yang sudah terbukti di kasus Anoboy (kerja sama dengan Kominfo/Ditjen HKI).
- Watermark/identifikasi visual di rilisan resmi supaya lebih mudah dilacak kalau direupload utuh.
- Edukasi ke pengguna TikTok bahwa menonton di kanal resmi (gratis, cukup dengan iklan) sama mudahnya dengan menonton versi bajakan, mengurangi insentif mencari versi ilegal.
- Perluasan cakupan penindakan Kominfo/Komdigi dari sekadar situs web (seperti Anoboy) ke akun-akun media sosial yang melakukan reupload masif, karena pola pelanggarannya identik cuma beda kanal distribusi.
- Persamaan kasus