- Audit Konten DigitalĀ

link : https://www.tiktok.com/@kerataxxx6/video/7638440119036300551?q=ufc%20full%20fight%20&t=1778849758384
Unggahan video di TikTok yang berisi potongan pertandingan full match UFC dalam biasanya dibagi beberapa bagian (Part 1, Part 2, dan seterusnya) termasuk bentuk pelanggaran hak cipta digital. Akun tersebut mengunggah ulang tayangan pertandingan resmi tanpa adanya perubahan atau unsur kreatif yang signifikan (transformative use). Selain itu, tindakan penggandaan dan pendistribusian konten tanpa izin dilakukan demi memperoleh viewers, likes, followers, maupun keuntungan tertentu dari promosi atau afiliasi. Konten pertandingan UFC yang seharusnya hanya tersedia melalui layanan resmi berbayar disebarkan kembali secara ilegal tanpa lisensi dari pihak UFC sebagai pemegang hak siar. Pelanggaran ini berkaitan dengan hak ekonomi pemegang hak cipta, khususnya hak untuk menayangkan, mendistribusikan, memperbanyak, dan mengumumkan karya audiovisual olahraga kepada publik.
Studi Kasus Serupa
https://www.espn.com/mma/story/_/id/37456715/ufc-piracy-illegal-streaming-sports-crackdown
Kasus tersebut membahas maraknya pembajakan siaran UFC melalui platform streaming ilegal dan media sosial yang menyebabkan kerugian besar bagi penyelenggara dan broadcaster resmi.
- Analisis
A. Persamaan Kasus
Meskipun satu kasus terjadi melalui unggahan TikTok dan kasus lainnya melalui streaming ilegal, keduanya memiliki kesamaan utama yaitu sama-sama melibatkan penyebaran tayangan resmi UFC tanpa izin dari pemegang hak siar. Pelaku memanfaatkan tingginya minat masyarakat terhadap pertandingan UFC untuk memperoleh keuntungan pribadi secara ilegal. Selain itu, kedua kasus juga menunjukkan adanya penyalahgunaan teknologi digital, di mana pelaku menggunakan platform online untuk menyebarkan konten bajakan kepada masyarakat luas dengan mudah dan cepat.
B. Dampak Pelanggaran
Pembajakan pertandingan UFC memberikan kerugian finansial yang cukup besar karena mengurangi jumlah pelanggan layanan resmi pay-per-view (PPV) maupun platform streaming legal. Selain itu, broadcaster resmi yang telah membeli hak siar menjadi dirugikan karena banyak penonton memilih mengakses tayangan melalui jalur ilegal. Dampak lainnya juga dirasakan oleh industri olahraga secara keseluruhan, termasuk atlet, promotor, dan penyelenggara pertandingan yang berpotensi mengalami penurunan pendapatan akibat distribusi konten ilegal yang mengurangi nilai hak siar dan sponsor.
C. Solusi atau Langkah Pencegahan
Salah satu langkah pencegahan yang dapat dilakukan adalah penggunaan teknologi Digital Rights Management (DRM) untuk membatasi perekaman dan penyebaran ulang tayangan pertandingan secara ilegal. Selain itu, pihak UFC dan pemegang hak siar perlu bekerja sama dengan platform media sosial seperti TikTok, YouTube, dan Facebook untuk melakukan deteksi otomatis serta takedown terhadap video bajakan. Penegakan hukum yang tegas terhadap pelaku penyebaran konten ilegal juga penting dilakukan agar memberikan efek jera dan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menghargai hak cipta digital.
Copyright Check - Investigasi Pelanggaran HKI Digital
23082010197_Erwin Gilang Samudra
The cut-off date for posting to this forum is reached so you can no longer post to it.