Nama : Edo Kurniawan
Npm : 24081010269
Jawab
1. Google Scholar mengindeks jutaan data literatur akademik, mencocokkan query pencarian dengan teks dalam dokumen, lalu memberikan peringkat (ranking) untuk mengembalikan hasil yang paling relevan bagi pengguna.
Query : Topik penelitian atau nama penulis, misalnya "dampak kecerdasan buatan pada pendidikan".
Dokumen : Jurnal ilmiah, tesis, buku, atau makalah abstrak.
2. Mesin pencari tidak bisa sekadar menampilkan semua dokumen karena akan memicu kelebihan informasi (information overload) bagi pengguna. Kata kunci yang sama bisa muncul di jutaan dokumen dengan konteks yang tidak sesuai dan kualitas sumber yang belum tentu kredibel. Oleh sebab itu, mesin pencari membutuhkan sistem pemeringkatan (ranking) untuk menyaring, menilai relevansi, dan mengurutkan hasil pencarian agar pengguna bisa langsung menemukan informasi yang paling tepat dan berguna.
3. Untuk membangun mesin pencari repositori tugas akhir, index harus menyimpan konten teks (judul, abstrak, kata kunci, dan isi dokumen) untuk pencarian berbasis topik, beserta metadata terstruktur untuk keperluan penyaringan (filtering). Metadata tersebut mencakup identitas mahasiswa (nama, NIM), data akademik (prodi, fakultas, nama dosen pembimbing/penguji), tahun publikasi, serta tautan akses file beserta status privasinya. Kombinasi informasi ini memungkinkan sistem merespons pencarian yang kompleks dan spesifik, seperti mencari topik skripsi tertentu berdasarkan rentang tahun, program studi, dan dosen pembimbing sekaligus.