IF221106 · Algoritma dan Pemrograman
Pertemuan 1 — Computational Thinking & Pengantar Bahasa C
Eka Prakarsa Mandyartha, ST., M.Kom.
Prodi Informatika · UPN Veteran Jawa Timur
Materi Kuliah · Pertemuan 1
Computational Thinking &
Pengantar Bahasa C
Memahami cara berpikir komputasional sebagai fondasi pemrograman, mengenal klasifikasi bahasa pemrograman, dan memulai program pertama dalam bahasa C.
📄 5 Halaman 🎯 4 Topik Utama 💻 Bahasa C
Progres Belajar
Halaman 1 dari 5
Topik 1
Klasifikasi Bahasa Pemrograman

Bahasa pemrograman komputer dikelompokkan menjadi empat tingkatan berdasarkan kemudahan untuk dipelajari dan kecepatan eksekusinya. Semakin tinggi tingkat suatu bahasa, semakin dekat dengan bahasa manusia dan semakin mudah dipelajari. Sebaliknya, bahasa tingkat rendah lebih sulit dipelajari namun memiliki kecepatan eksekusi yang lebih tinggi.

  • M
    Bahasa Mesin
    Instruksi dan variabel direpresentasikan dalam bentuk kode biner yang langsung dimengerti oleh CPU. Contoh: 0101 0010 0111 0000
  • R
    Bahasa Tingkat Rendah (Assembly)
    Instruksi direpresentasikan dengan kode mnemonic singkat. Contoh: MOV, SUB, CMP, JMP, LOOP
  • T
    Bahasa Tingkat Menengah
    Mendukung fitur bahasa tingkat tinggi sekaligus mampu mengakses memori secara langsung. Bahasa C termasuk dalam kategori ini — mudah dipelajari namun tetap memiliki kecepatan eksekusi yang tinggi.
  • T
    Bahasa Tingkat Tinggi
    Menggunakan instruksi dari ekspresi aljabar dan unsur kata bahasa manusia. Contoh kata kunci: begin, end, if, for, while, and, or
Mengapa Bahasa C? Bahasa C lebih banyak digunakan dibandingkan bahasa lain karena memiliki kecepatan eksekusi yang cukup tinggi bila dibandingkan dengan bahasa tingkat tinggi lainnya, sekaligus tetap mudah dipelajari.
Sifat Penting
Case Sensitive

Bahasa C bersifat case sensitive, artinya huruf besar dan kecil dianggap berbeda. Ini berlaku untuk semua perintah, variabel, dan keyword.

PenulisanStatusKeterangan
if✓ BenarKeyword resmi bahasa C
If✗ SalahHuruf kapital membuat compiler tidak mengenalinya
IF✗ SalahBukan keyword yang valid
nilai✓ BenarVariabel berbeda dengan Nilai atau NILAI
Topik 2
Computational Thinking
Definisi

Computational Thinking (pemikiran komputasional) adalah cara berpikir untuk menyelesaikan suatu masalah dengan menguraikan setiap masalah menjadi beberapa bagian atau tahapan yang efektif dan efisien — dirancang untuk bisa diselesaikan oleh manusia, sistem, atau keduanya.

Computational thinking bukan berarti "berpikir seperti komputer", melainkan kemampuan untuk memformulasikan masalah sedemikian rupa sehingga dapat dipecahkan secara sistematis dan terukur.

4 Tahapan Utama
Tahapan Computational Thinking
1

Dekomposisi

Memecah masalah kompleks menjadi beberapa bagian kecil dan sederhana sehingga setiap bagian dapat diselesaikan satu persatu.

2

Pengenalan Pola

Mencari pola atau persamaan tertentu dalam sebuah masalah untuk membantu proses pemecahannya secara lebih efisien.

3

Abstraksi

Melihat permasalahan, melakukan generalisasi, dan mengidentifikasi informasi penting sembari mengabaikan detail yang kurang relevan.

4

Algoritma

Mengembangkan sistem dan membuat daftar petunjuk serta langkah-langkah pemecahan masalah secara efektif dan efisien.

Karakteristik & Kelebihan
Ciri Seseorang dengan Kemampuan CT
  • Mampu merumuskan dan menyelesaikan masalah menggunakan perangkat komputer atau perangkat digital
  • Mampu mengelompokkan dan menganalisis data secara sistematis
  • Dapat merepresentasikan data secara abstrak menggunakan model atau simulasi
  • Mampu melakukan analisis solusi dengan cara dan tahapan yang efisien dan efektif
  • Dapat menggeneralisasi penyelesaian untuk berbagai masalah yang berbeda
Kelebihan Metode CT
  • Dapat memecahkan masalah yang rumit atau kompleks dengan cara yang sederhana dan efektif
  • Melatih mindset untuk berpikir secara logis, kreatif, dan terstruktur
  • Mampu merumuskan masalah dengan menguraikannya menjadi bagian-bagian kecil yang mudah diselesaikan
Topik 2 — Lanjutan
Contoh Penerapan CT: Menghitung Keliling Lingkaran

Berikut adalah demonstrasi bagaimana keempat tahapan computational thinking diterapkan untuk memecahkan masalah nyata.

Langkah 1 — Dekomposisi

Memecah masalah menjadi langkah-langkah kecil

  • a
    Input nilai jari-jari lingkaran (r)
  • b
    Gunakan rumus: K = 2 × π × r
  • c
    Tampilkan hasil keliling
Langkah 2 — Pengenalan Pola

Pola yang dikenali

Perhitungan keliling lingkaran selalu menggunakan pola matematis yang sama untuk semua ukuran jari-jari — hanya nilai r-nya yang berubah.

Langkah 3 — Abstraksi

Fokus pada elemen penting

Dari seluruh detail lingkaran, yang perlu diperhatikan hanya nilai jari-jari (r) dan konstanta π (= 3.14). Detail lain seperti warna atau posisi lingkaran tidak relevan.

Langkah 4 — Algoritma

Urutan langkah pemecahan masalah

  • 1
    Deklarasikan variabel r (float) dan K (float), serta konstanta π = 3.14
  • 2
    Input nilai jari-jari: masukkan nilai r
  • 3
    Proses: hitung K = 2 × π × r
  • 4
    Output: tampilkan nilai K
Visualisasi Algoritma
Flowchart: Keliling Lingkaran
Start
Masukkan r, π = 3.14
Hitung K = 2 × π × r
Tampilkan nilai K
Stop
Simbol jajargenjang = Input/Output  |  Simbol persegi = Proses
Topik 3
Struktur Program dalam Bahasa C

Setiap program dalam bahasa C memiliki tiga bagian utama yang harus dipahami sebelum menulis kode:

Struktur Dasar Program C
PREPROCESSOR DIRECTIVES
#include <stdio.h>     // menyertakan library
DEKLARASI GLOBAL
int nama_variabel;    // variabel global
FUNGSI UTAMA (main)
int main() { ... }   // blok utama program

Preprocessor directives adalah baris yang diawali tanda #. Berfungsi memberikan instruksi kepada preprocessor sebelum proses kompilasi dilakukan. Dua yang paling sering dipakai adalah #include dan #define.

Deklarasi global adalah tempat mendeklarasikan konstanta, variabel, fungsi, tipe data, atau struktur data yang bersifat global (dapat diakses di seluruh program).

Fungsi utama (main) adalah fungsi pertama yang dieksekusi. Program hanya akan mengeksekusi fungsi lain apabila dipanggil dari dalam main.

Contoh Program Pertama
Hello World dalam Bahasa C
hello.c C
/* Program pertama: Hello World */
#include <stdio.h>          // Preprocessor directive

int TEST = 1000;               // Deklarasi global

int main()                     // Fungsi utama
{
    printf("Hello, World!\n");
    printf("Nilai TEST = %d", TEST);
    return 0;
}
Output:
Hello, World!
Nilai TEST = 1000
Topik 4
Fungsi Input/Output: printf dan scanf

Library I/O yang digunakan dalam bahasa C adalah stdio.h. Library ini menyediakan dua fungsi utama untuk operasi input dan output:

SintaksC
/* OUTPUT: mencetak nilai ke layar */
printf("string format", variabel);
printf("string format");

/* INPUT: membaca nilai dari keyboard */
scanf("string format", &alamat_variabel);
⚠ Perhatikan tanda & pada scanf — ini adalah operator address-of yang menunjuk ke alamat memori variabel. Tanpa tanda ini, program tidak akan menyimpan nilai yang diinputkan dengan benar.
Topik 4 — Lanjutan
String Format, Placeholder, dan Tipe Karakter

String format pada printf dan scanf terdiri dari tiga jenis karakter:

  • Karakter Whitespace — blank, tab (\t), dan baris baru (\n)
  • Placeholder — diawali dengan tanda %, digunakan untuk menyisipkan nilai variabel
  • Karakter ASCII biasa — karakter selain whitespace dan tanda persen
Format lengkap placeholder:
Format PlaceholderC
% [field_width.precision] tipe_karakter

Contoh:
printf("%d", nilai);        // integer
printf("%5.2f", angka);    // float: 5 kolom, 2 desimal
printf("%s", nama);         // string
PlaceholderTipe DataKeterangan
%d atau %iintBilangan bulat basis 10 bertanda
%ffloatBilangan pecahan notasi normal
%lfdoubleBilangan pecahan tipe double
%e atau %Efloat/doubleBilangan pecahan notasi eksponen
%gfloat/doubleNotasi normal atau eksponen (otomatis)
%ccharSatu karakter
%schar[]String (array karakter)
%ointBilangan bulat basis 8 (oktal)
%x atau %XintBilangan bulat basis 16 (heksadesimal)
%uunsigned intBilangan bulat tidak bertanda
%%Menampilkan karakter persen (%)
Contoh Program LengkapC
#include <stdio.h>

int main()
{
    int usia;
    float tinggi;
    char nama[50];

    printf("Masukkan nama   : ");
    scanf("%s", nama);

    printf("Masukkan usia   : ");
    scanf("%d", &usia);

    printf("Masukkan tinggi : ");
    scanf("%f", &tinggi);

    printf("\n--- DATA MAHASISWA ---\n");
    printf("Nama   : %s\n", nama);
    printf("Usia   : %d tahun\n", usia);
    printf("Tinggi : %.1f cm\n", tinggi);

    return 0;
}
Ringkasan Pertemuan 1
Yang Telah Kita Pelajari
4
Tingkat Bahasa Pemrograman
4
Tahapan Computational Thinking
3
Bagian Struktur Program C
  • Bahasa C adalah bahasa tingkat menengah — mudah dipelajari dengan kecepatan eksekusi tinggi
  • Computational Thinking memiliki 4 tahapan: Dekomposisi, Pengenalan Pola, Abstraksi, Algoritma
  • Struktur program C terdiri dari preprocessor directives, deklarasi global, dan fungsi main
  • printf digunakan untuk output; scanf (dengan &) digunakan untuk input
  • Bahasa C bersifat case sensitive — perhatikan penulisan huruf besar dan kecil