Bahasa pemrograman komputer dikelompokkan menjadi empat tingkatan berdasarkan kemudahan untuk dipelajari dan kecepatan eksekusinya. Semakin tinggi tingkat suatu bahasa, semakin dekat dengan bahasa manusia dan semakin mudah dipelajari. Sebaliknya, bahasa tingkat rendah lebih sulit dipelajari namun memiliki kecepatan eksekusi yang lebih tinggi.
0101 0010 0111 0000MOV, SUB, CMP, JMP, LOOPbegin, end, if, for, while, and, orBahasa C bersifat case sensitive, artinya huruf besar dan kecil dianggap berbeda. Ini berlaku untuk semua perintah, variabel, dan keyword.
| Penulisan | Status | Keterangan |
|---|---|---|
if | ✓ Benar | Keyword resmi bahasa C |
If | ✗ Salah | Huruf kapital membuat compiler tidak mengenalinya |
IF | ✗ Salah | Bukan keyword yang valid |
nilai | ✓ Benar | Variabel berbeda dengan Nilai atau NILAI |
Computational Thinking (pemikiran komputasional) adalah cara berpikir untuk menyelesaikan suatu masalah dengan menguraikan setiap masalah menjadi beberapa bagian atau tahapan yang efektif dan efisien — dirancang untuk bisa diselesaikan oleh manusia, sistem, atau keduanya.
Computational thinking bukan berarti "berpikir seperti komputer", melainkan kemampuan untuk memformulasikan masalah sedemikian rupa sehingga dapat dipecahkan secara sistematis dan terukur.
Memecah masalah kompleks menjadi beberapa bagian kecil dan sederhana sehingga setiap bagian dapat diselesaikan satu persatu.
Mencari pola atau persamaan tertentu dalam sebuah masalah untuk membantu proses pemecahannya secara lebih efisien.
Melihat permasalahan, melakukan generalisasi, dan mengidentifikasi informasi penting sembari mengabaikan detail yang kurang relevan.
Mengembangkan sistem dan membuat daftar petunjuk serta langkah-langkah pemecahan masalah secara efektif dan efisien.
Berikut adalah demonstrasi bagaimana keempat tahapan computational thinking diterapkan untuk memecahkan masalah nyata.
Perhitungan keliling lingkaran selalu menggunakan pola matematis yang sama untuk semua ukuran jari-jari — hanya nilai r-nya yang berubah.
Dari seluruh detail lingkaran, yang perlu diperhatikan hanya nilai jari-jari (r) dan konstanta π (= 3.14). Detail lain seperti warna atau posisi lingkaran tidak relevan.
Setiap program dalam bahasa C memiliki tiga bagian utama yang harus dipahami sebelum menulis kode:
#include <stdio.h> // menyertakan library
int nama_variabel; // variabel global
int main() { ... } // blok utama program
Preprocessor directives adalah baris yang diawali tanda #. Berfungsi memberikan instruksi kepada preprocessor sebelum proses kompilasi dilakukan. Dua yang paling sering dipakai adalah #include dan #define.
Deklarasi global adalah tempat mendeklarasikan konstanta, variabel, fungsi, tipe data, atau struktur data yang bersifat global (dapat diakses di seluruh program).
Fungsi utama (main) adalah fungsi pertama yang dieksekusi. Program hanya akan mengeksekusi fungsi lain apabila dipanggil dari dalam main.
/* Program pertama: Hello World */ #include <stdio.h> // Preprocessor directive int TEST = 1000; // Deklarasi global int main() // Fungsi utama { printf("Hello, World!\n"); printf("Nilai TEST = %d", TEST); return 0; }
Library I/O yang digunakan dalam bahasa C adalah stdio.h. Library ini menyediakan dua fungsi utama untuk operasi input dan output:
/* OUTPUT: mencetak nilai ke layar */ printf("string format", variabel); printf("string format"); /* INPUT: membaca nilai dari keyboard */ scanf("string format", &alamat_variabel);
String format pada printf dan scanf terdiri dari tiga jenis karakter:
\t), dan baris baru (\n)%, digunakan untuk menyisipkan nilai variabel% [field_width.precision] tipe_karakter Contoh: printf("%d", nilai); // integer printf("%5.2f", angka); // float: 5 kolom, 2 desimal printf("%s", nama); // string
| Placeholder | Tipe Data | Keterangan |
|---|---|---|
%d atau %i | int | Bilangan bulat basis 10 bertanda |
%f | float | Bilangan pecahan notasi normal |
%lf | double | Bilangan pecahan tipe double |
%e atau %E | float/double | Bilangan pecahan notasi eksponen |
%g | float/double | Notasi normal atau eksponen (otomatis) |
%c | char | Satu karakter |
%s | char[] | String (array karakter) |
%o | int | Bilangan bulat basis 8 (oktal) |
%x atau %X | int | Bilangan bulat basis 16 (heksadesimal) |
%u | unsigned int | Bilangan bulat tidak bertanda |
%% | — | Menampilkan karakter persen (%) |
#include <stdio.h> int main() { int usia; float tinggi; char nama[50]; printf("Masukkan nama : "); scanf("%s", nama); printf("Masukkan usia : "); scanf("%d", &usia); printf("Masukkan tinggi : "); scanf("%f", &tinggi); printf("\n--- DATA MAHASISWA ---\n"); printf("Nama : %s\n", nama); printf("Usia : %d tahun\n", usia); printf("Tinggi : %.1f cm\n", tinggi); return 0; }